MENATA HATI,MENUNTUN NURANI,MEMANTAPKAN TEKAT,BERJUANG UNTUK ALLAH,NABIULLAH,ISLAM,BANGSA,DAN NEGARA (by komando pasukan mujahidin fisabilillah indonesia(KOMPAMUSADA) )

JIHAD JIHAD JIHAD,ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABAROKATU,JIHAD ADALAH JALAN JUANG AGAMA ISLAM,MENCARI ILMU ADALAH JIHAD,BERJUANG ADALAH JIHAD,DAN MENEGAKKAN SYARIAT ISLAM ADALAH JIHAD المجاهدين سوف تطبق دائما الشريعة

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ، وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمِ السَّكِينَةُ، وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ ، وَحَفَّتْهُمُ الْمَلَائِكَةُ ، وَذَكَرَهُمُ اللهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ “Barangsiapa yang menempuh suatu perjalanan dalam rangka untuk menuntut ilmu maka Allah akan mudahkan baginya jalan ke surga. Tidaklah berkumpul suatu kaum disalah satu masjid diantara masjid-masjid Allah, mereka membaca Kitabullah serta saling mempelajarinya kecuali akan turun kepada mereka ketenangan dan rahmat serta diliputi oleh para malaikat. Allah menyebut-nyebut mereka dihadapan para malaikat.”

ingatlah selalu jihad bukan teroris juga bukan pemberontakan,isis adalah syiah,syiah yang berdoktrin khawarij laknatullah mari pertahankan NKRI
get this widget here

Translate

Tampilkan postingan dengan label syiah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label syiah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Mei 2015

Rafidhoh Sebut Ali Lebih Kuat daripada Rasulullah

“Berkata Hasan Sahasah sesungguhnya Amirul Mukminin jika berjalan dengan Nabi tidak ada seorang pun yang berani mengganggu Nabi. Dan jika beliau berjalan sendirian terkadang diganggu dari belakang oleh seorang budak dengan dilempari batu.”
Telah berkata Hasan Fuhaid sesungguhnya Allah mengambil janji atas diri-Nya bersumpah dengan Arsy-Nya dan berkata tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Aku dan Muhammad Nabi-Ku dan Aku perkuat dan perkokoh dia dengan Ali.

Minggu, 03 Mei 2015

Metamorfosis Taqiyyah Syiah

Oleh: Moh. Isom Mudin, M. Ud
Penulis Bina Qalam Indonesia

JIKA diamati, konsep ‘taqiyyah dalam syi`ah bersifat tetap, namun mengalami metamorfosis dalam aplikasinya. Taqiyyah adalah Menampakkan sesuatu yang tidak sesuai dengan hati. Menyimpan, menyembunyikan, dan merahasiakan kebenaran pada orang yang berbeda aqidah. Hukumnya wajib, setara dengan shalat.
Dalam tataran aqidah, termasuk bagian dari rukun agama. ‘Tidak beragama orang yang tidak bertaqiyyah’, tulis Kulayni. Konsekwensinya, yang tidak bertaqiyyah adalah pendosa besar bahkan yang tidak diampuni. Konsep ini mendominasi, Sembilan dari sepersepuluh agama. Jadi, taqiyyah bukan karena keadaan terjepit yang menyebabkan nyawa melayang, melainkan menjadi ajaran pokok keseharian.

Demi Perluas Ajaran Syiah, Pemimpin Iran Gunakan Cara-cara Licik

BERBAGAI upaya dilakukan para pemimpin Syiah untuk memperluas ajaran yang menyimpang dari Islam ini. Sebagai contoh, mantan Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad yang terkenal sebagai simbol perlawanan Iran terhadap AS, kerap berkunjung ke berbagai negara dengan penampilan sederhana, kemampuan diplomasi yang lugas, tegas dan jelas, hingga mampu menarik massa dan kalangan akademisi seperti di Indonesia.
Berbagai kerjasama Iran-Indonesia juga kerap digagas setelah Parlemen Iran yang diketuai Gholam Ali Haddad Adel dan pejabat-pejabat Iran berkunjung ke Indonesia dan bertemu beberapa tokoh Islam Indonesia.

Rafidhoh Sebut Ali, Hasan, Husein dan Fatimah Lebih Mulia daripada Rasulullah

SUDAH bukan hal aneh lagi, jika Syiah terlalu mengkultuskan Ali bin Abi Thalib beserta keturunannya. Bahkan bagi mereka kalangan Ahlul Bait itu lebih mulia di banding Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Padahal baik Ali maupun keturunannya tidak pernah mengakui keyakinan Syiah ini.

Rafidhoh Samakan Rasulullah dengan Keledai

SYIAH Rafidhoh secara gamblang menyatakan bahwa Nabi Muhammad bukanlah Nabi mereka. Mereka berpikir bahwa Ali bin Abi Thalib lebih pantas menjadi Nabi terakhir. Penghinaan Rafidhoh kepada Nabi Muhammad sungguh keterlaluan. Salah satu di antara penghinaan Rafidhoh yaitu menyamakan Rasulullah seperti keledai.

Rafidhoh Sebut Rasulullah Menolak Ketentuan Allah

BERBAGAI tuduhan palsu ditujukan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam oleh kaum Syiah Rafidhoh. Setelah mereka menyamakan Rasulullah seperti keledai, Rafidhoh juga menyebut Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam menolak ketentuan Allah.

Rafidhoh Hina Malaikat Jibril

RAFIDHOH amat membenci malaikat Jibril yang Allah sifati dengan ‘Ar Ruh Al Amin.’ Namun menurut Rafidhoh, malaikat Jibril telah berkhianat sebab memalingkan wahyu yang seharusnya diturunkan kepada Ali bin Abi Thalib justru disampaikan kepada Muhammad SAW. Sehingga mereka mengingkari sifat amanah pada Jibril. [Lillahi Tsumma Lit Tarikh, hal.112]. Sifat membenci malaikat Jibril adalah perbuatan Yahudi. Allah befirman:

susunan

susunan