MENATA HATI,MENUNTUN NURANI,MEMANTAPKAN TEKAT,BERJUANG UNTUK ALLAH,NABIULLAH,ISLAM,BANGSA,DAN NEGARA (by komando pasukan mujahidin fisabilillah indonesia(KOMPAMUSADA) )

JIHAD JIHAD JIHAD,ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABAROKATU,JIHAD ADALAH JALAN JUANG AGAMA ISLAM,MENCARI ILMU ADALAH JIHAD,BERJUANG ADALAH JIHAD,DAN MENEGAKKAN SYARIAT ISLAM ADALAH JIHAD المجاهدين سوف تطبق دائما الشريعة

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ، وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمِ السَّكِينَةُ، وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ ، وَحَفَّتْهُمُ الْمَلَائِكَةُ ، وَذَكَرَهُمُ اللهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ “Barangsiapa yang menempuh suatu perjalanan dalam rangka untuk menuntut ilmu maka Allah akan mudahkan baginya jalan ke surga. Tidaklah berkumpul suatu kaum disalah satu masjid diantara masjid-masjid Allah, mereka membaca Kitabullah serta saling mempelajarinya kecuali akan turun kepada mereka ketenangan dan rahmat serta diliputi oleh para malaikat. Allah menyebut-nyebut mereka dihadapan para malaikat.”

ingatlah selalu jihad bukan teroris juga bukan pemberontakan,isis adalah syiah,syiah yang berdoktrin khawarij laknatullah mari pertahankan NKRI
get this widget here

Translate

Tampilkan postingan dengan label yaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label yaman. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Mei 2015

Koalisi Arab Sebut Syiah Houthi Tidak Tanggapi Usulan Gencatan Senjata

KOALISI Arab melawan pemberontak Syiah Houthi mengatakan Sabtu kemarin (9//5/2015) bahwa mereka belum mendapat jawaban dari Syiah Houthi terkait gencatan senjata kemanusiaan yang diusulkan sebelumnya, lapor Anadolu Agency.
“Kami belum mendengar sesuatu yang positif atas usulan gencatan senjata sebelumnya,” kata juru bicara koalisi Ahmed Asiri pada konferensi pers di ibukota Saudi Riyadh.
Pada hari Jumat lalu, Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir dan Menteri Luar Negeri AS John Kerry meluncurkan usulan gencatan senjata kemanusiaan

Petinggi Ikhwan Tewas oleh Syiah Houthi di Taizz Yaman

SEORANG anggota terkemuka dari partai Islah Ikhwanul Muslimin, tewas dalam konfrontasi dengan pemberontak Syiah Houthi di provinsi barat daya Taizz, sumber medis mengatakan Sabtu kemarin (9/5/2015).
Lima pejuang anti Syiah Houthi lainnya terluka selama pertempuran yang sama, sumber mengatakan kepada Anadolu Agency.

Rabu, 06 Mei 2015

Yaman Desak Pertemuan Darurat PBB Bahas Kejahatan Syiah Houthi

PEMERINTAH Yaman pada Rabu kemarin (6/5/2015) menyerukan pertemuan darurat di Dewan Keamanan PBB untuk membahas “kejahatan” terhadap warga sipil yang dilakukan oleh milisi dan kelompok Syiah Houthi yang setia kepada presiden Yaman terguling Ali Abdullah Saleh.
Menteri luar negeri Yaman, Riyadh Yassin Rabu kemarin membacakan surat dari orang-orang Aden untuk Raja Arab Salman bin Abdelaziz, saat konferensi pers yang disiarkan di Al Arabiya News Channel.
Surat itu mengatakan Yaman menyerukan intervensi darat dengan cepat untuk menyelamatkan Aden jatuh ke tangan pemberontak Syiah Houhti.
Yassin juga mendesak masyarakat internasional untuk melindungi warga sipil dan menyelamatkan Yaman dari serangan Syiah Houthi.

Senin, 04 Mei 2015

Pemberontak Al Hautsi: Dari Pendidikan Menuju Gerakan Bersenjata

Pemberontak Syiah Al-Hautsi (Syiah Al Houthi) kini mencuat dalam percaturan politik internasional terkait konflik sektarian dan sukses gerakan yang diduga didukung Iran ini dalam menguasai bagian luas di Yaman.
Momentum kebangkitan kelompok Syiah Al-Hautsi (Syiah Al Houthi ) dalam percaturan politik nasional di Yaman terjadi bulan Agustus 2014. Ketika itu pimpinan pemberontak Syiah Al-Hautsi, Abdul Malik al Houthi yang didukung ribuan demonstran yang turun ke jalanan menuntut pemerintah Yaman yang dipimpin presiden Abdurabbu Mansyur Hadi membatalkan pencabutan subsidi BBM yang diumumkan sebulan sebelumnya.

Zaidiyah dan Al-Hautsi Serta Cikal-Bakal Pemberontakan di Yaman

Badai Penghancur) yang dipimpinan Arab Saudi menyerang pemberontak Syiah Hautsi (Syiah al-Houthi atau Hautsiyyun) sejak dimulainya operasi ini hari Kamis (26/03/2015) oleh Dewan Kerja Sama Negara-Negara Arab Teluk (GCC).
Hanya saja, hingga saat ini masih banyak terjadi kerancuan dalam masyarakat dalam permasalahan terkait pemberontak Al Hautsi (Syiah al-Houthi). Siapakah mereka? Apakah mereka termasuk kelompok Zaidiyah? atau Syiah? Maka saya sampaikan tulisan ringkas ini, semoga bisa memberikan pencerahan tentang hakikat mereka.

Jumat, 01 Mei 2015

3 Tentara Saudi Tewas di Perbatasan dengan Yaman

TIGA pasukan darat Saudi tewas pada saat mereka bentrok dengan kelompok Syiah Houthi di perbatasan negara itu dengan Yaman, Kementerian Pertahanan Saudi mengatakan Kamis kemarin (30/4/2015).

Kamis, 30 April 2015

LSM Sebut 8 Juta Anak Hadapi Kematian Akibat Krisis di Yaman

SEKITAR 8 juta anak Yaman menghadapi ancaman kematian dini karena kekurangan makanan dan air minum, satu kelompok advokasi anak lokal menyatakan Kamis kemarin (30/4/2015), Anadolu Agency melaporkan

Senin, 27 April 2015

Pesawat Koalisi Arab Hantam Depot Senjata Syiah Houthi di Yaman

PESAWAT koalisi Arab menyerang pemberontak Syiah Houthi dukungan Iran dan unit tentara pemberontak di pusat Yaman dan ibukota Sanaa pada Senin kemarin (27/4/2015), warga mengatakan.
Mereka mengatakan pesawat tempur terbang antara 15 dan 20 unit melakukan penyerangan terhadap kelompok Syiah Houthi dan depot senjata di ibukota provinsi al-Dhalea dan kota terdekat Qa’ataba,

Sabtu, 25 April 2015

Pasukan Koalisi Tak Beri Izin Akses Pesawat Iran ke Yaman

JURU bicara Koalisi Teluk, Brig. Jenderal Ahmed Asiri, menuturkan bahwa pihaknya telah mencegah sebuah pesawat kargo milik Iran mendarat di Yaman, demikian seperti dilansir Al Arabiya pada Jum’at (24/4/2015) kemarin.

Mantan presiden Yaman Desak Syiah Houthi Patuhi Keputusan PBB


MANTAN presiden Yaman Ali Abdullah Saleh pada Jumat kemarin (24/4/2015) mendesak sekutunya pemberontak Syiah Houthi untuk melaksanakan keputusan Dewan Keamanan PBB sebagai imbalan untuk menghentikan serangan udara koalisi Arab, lapor AFP.

UNICEF: Setidaknya 115 Anak Tewas di Yaman Sejak 26 Maret

SETIDAKNYA 115 anak-anak tewas dan 172 lainnya mengalami cacat dalam kekerasan yang berkecamuk di Yaman sejak serangan udara koalisi Arab dimulai pada 26 Maret lalu, badan anak PBB (UNICEF) mengatakan Jumat kemarin (24/4/2015).

Kamis, 23 April 2015

Aliansi Nasional Anti Syiah Dukung Koalisi Teluk

ALIANSI Nasional Anti Syi’ah (ANNAS) Indonesia berpusat di Bandung, Indonesia menyatakan dukungan penuh dan penghargaan atas terbangunnya Koalisi Negara-Negara Teluk dan aksi militer terhadap pemberontak Syi’ah Houthi di Yaman.

Rabu, 22 April 2015

Operasi Militer Baru, Koalisi Teluk Hantam Kamp Syiah Houthi di Yaman

PESAWAT-pesawat tempur koalisi negara Teluk yang dipimpin Arab Saudi Rabu (22/4/2015) membom sebuah kamp militer yang baru saja dikuasai oleh Syiah Houthi, tepatnya di kota Taiz, Yaman.
Menurut Anadolu Agency, pasukan koalisi menyerang kamp tersebut pada hari Rabu pagi, hanya satu jam setelah Houthi merebut tempat itu.

Menlu panggil Duta Besar Arab terkait KBRI Sana'a



"Intinya saya meminta penjelasan tentang apa yang terjadi 20 April kemarin karena pada 26 Maret, Indonesia sudah memberikan koordinat longitude (garis bujur) dan latitude (garis lintang), premises (gedung beserta halaman) kita di Sana'a," katanya di Balai Sidang Jakarta, Selasa.

Kesultanan Oman Tawarkan Resolusi Damai Krisis Politik di Yaman


Seorang sumber kenamaan di Timur Tengah mengungkapkan bahwa Kesultanan Oman berencana mengajukan insiatif solusi damai terhadap krisis politik di Yaman, setelah di umumkan berakhirnya operasi militer “badai penghancur” pada Selasa (21/04) malam.

Pangeran Saudi Hadiahi Semua Pilot Operasi Militer di Yaman Satu Mobil Bentley


Pangeran Arab Saudi, Alwaleed bin Talal, mengumumkan akan memberikan setiap masing-masing pilot yang terlibat dalam operasi “badai penghancur” di Yaman sebuah mobil mewah Bentley, dalam sebuah pernyataan yang dilontarkan melalui akun Twitter miliknya.

Anggota Parlemen AS Desak Obama Bentuk Zona Kemanusiaan Di Yaman

Sejumlah anggota Parlemen AS partai Demokrat dan Republik mendesak Presiden Barack Obama untuk segera membentuk zona kemanusiaan di Suriah, untuk melindungi warga sipil dari perang yang telah berlangsung sejak tahun 2011.

34 Penyerang Majelis Az-Zikra Jalani Sidang Perdana


SEBANYAK 34 terdakwa kasus penyerangan majelis Az-Zikra pimpinan Ustadz Arifin Ilham jalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Cibinong, Bogor Jawa Barat, Rabu (22/4/2015). Proses persidangan dilakukan secara terpisah di tiga ruang yang berbeda dengan agenda utama pembacaan dakwaan.

Setelah Koalisi Teluk Hentikan Serangan, Milisi Houthi Ambil Alih Kota Taiz


MILISI Houthi dikabarkan mengambil alih kota Yaman tengah Taiz pada Rabu pagi (22/4/2015). Hal itu memicu koalisi Teluk untuk melaksanakan kembali serangan udara, demikian menurut Al Arabiya.

Amerika Sambut Baik Berakhirnya Operasi Militer di Yaman


JURU bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Alistair Baskey, dikabarkan menyambut baik keputusan Arab Saudi mengakhiri serangan udara terhadap Milisi Houthi di Yaman, demikian seperti dilansir Al Arabiya pada Rabu (22/4/2015).

susunan

susunan