RAJAB Al-Toum, seorang pria Palestina berusia 126 tahun, mengatakan
buku-buku sejarah gagal untuk secara akurat menggambarkan hari-hari
berikutnya setelah Nakba Palestina yang bertepatan dengan pendirian
Israel pada 15 Mei 1948.
Al-Toum masih jelas mengingat peristiwa, termasuk kekejaman yang
dilakukan oleh geng teroris Yahudi terhadap penduduk Palestina setempat –
kenangan yang masih membuat air matanya menetas.
“Pembantaian yang terjadi pada saat itu tetap tergores di ingatan saya,” kata al-Toum kepada Anadolu Agency.
MENATA HATI,MENUNTUN NURANI,MEMANTAPKAN TEKAT,BERJUANG UNTUK ALLAH,NABIULLAH,ISLAM,BANGSA,DAN NEGARA (by komando pasukan mujahidin fisabilillah indonesia(KOMPAMUSADA) )
Translate
Tampilkan postingan dengan label MUALAF. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MUALAF. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 09 Mei 2015
Senin, 04 Mei 2015
Minggu, 03 Mei 2015
Terbentang Sayap Cinta dari-Nya
Oleh: Ramadhan Aziz
MESKI pandangan mata tak lagi sempurna,
Ingin ku ukir cinta dalam-dalam,
Hingga malam yang mulai pekat menyentuh sunyi,
Mengingatkanku untuk satu tujuan,
Menuliskan surat cinta untuk diri yang lalai akan karunia yang diberi,
Dan semoga esok, kembali pada jalan Illahi..
(Keheningan Malam, 01-05-15)
Jalan hidup tidaklah selamanya mulus, kadangkala ujian berat menerjang, tak pelak menengelamkan secercah harapan. Ada yang perlahan rapuh dan hilang semangat namun tak jarang ada yang hilang dalam menggenggam arah dan tak berani melangkah kedepan. Dalam menggapai puncak impian,
MESKI pandangan mata tak lagi sempurna,
Ingin ku ukir cinta dalam-dalam,
Hingga malam yang mulai pekat menyentuh sunyi,
Mengingatkanku untuk satu tujuan,
Menuliskan surat cinta untuk diri yang lalai akan karunia yang diberi,
Dan semoga esok, kembali pada jalan Illahi..
(Keheningan Malam, 01-05-15)
Jalan hidup tidaklah selamanya mulus, kadangkala ujian berat menerjang, tak pelak menengelamkan secercah harapan. Ada yang perlahan rapuh dan hilang semangat namun tak jarang ada yang hilang dalam menggenggam arah dan tak berani melangkah kedepan. Dalam menggapai puncak impian,
Kamis, 30 April 2015
Minggu, 26 April 2015
Alexander Litvinenko Hidayah Jelang Kematian
Nama Alexander Litvinenko mungkin tidak begitu asing terdengar di telinga sebagian masyarakat dunia. Sosoknya memang sempat menghiasi pemberitaan di berbagai media internasional pada paruh kedua tahun 2006 silam, setelah kematiannya terungkap karena dibunuh dengan racun sejenis bahan radio aktif isotop polonium 210.
Karena Anak Belajar di Sekolah Islam, Kara Tergerak Jadi Muslimah
NAMA saya adalah Kara Allouzi dan saya berusia 45 tahun. Saya dari Amerika; lahir dan dibesarkan di negeri ini. Saya menjadi seorang Muslim pada tahun 1993.
Bilal Chin, Rapper Asal London yang Putuskan Masuk Islam
BILAL Chin dibesarkan di London, dan baru satu tahun lalu tinggal di Mesir. Menginjak usia dua puluhan kini, ia mengatakan Mesir adalah tempat yang baik bagi dirinya, sebab membantunya untuk menjauh dari lingkungan sebelumnya dan memulai kehidupan baru.
Ia menjadi seorang muslim ketika berusia sembilan belas tahun, dan mengakui bahwa ia benar-benar tidak tahu tentang Islam sebelumnya.
30 Tahun Mengkaji Banyak Agama, Biksu di Malaysia Ini Akhirnya Memeluk Islam
HAMPIR 30 tahun mengkaji agama-agama yang ada, akhirnya seorang Biksu berusia 66 tahun mengambil keputusan memeluk Islam.
Gadis Filipina: Ketenangan Suara Adzan Mendamaikan Hati, Saya Pilih Islam
PERJALANANNYA dimulai saat ia bekerja di Saudi, namun awal mula mendapatkan hidayah setelah mendengar dan merasakan ketenangan saat adzan berkumandang di sebuah masjid dekat rumahnya di Manila.
Aisha Canlas, gadis Katolik
Langganan:
Postingan (Atom)
susunan




